Startup Bidang Kuliner di Indonesia

Perkembangan startup di tanah air semakin pesat beberapa tahun terakhir. Berbagai bidang startup telah banyak diciptakan, salah satunya startup di bidang kuliner. Berbisnis di bidang kuliner tentunya sangat dilirik banyak orang karena dianggap sebagai kebutuhan pokok. Bagi sebagian orang yang sibuk bekerja atau malas memasak, pilihan makanan dari startup kuliner bisa menjadi pilihan menarik. Tentunya dengan tidak perlu keluar rumah dan cukup bersantai, makananmu akan tiba dan kamu bisa langsung menikmatinya.

Inilah beberapa startup yang fokus pada bidang kuliner di Indonesia.

Kopi Kenangan

Startup Bidang Kuliner di Indonesia - Kopi Kenangan

Kopi Kenangan merupakan sebuah ritel non waralaba yang mengalami pertumbuhan sangat cepat di Indonesia. Ritel tersebut tercipta karena para pendirinya memiliki misi untuk menyebarkan kesukaan mereka terhadap kopi Indonesia. Kopi Kenangan terkenal dengan nama-nama minuman yang dijual unik.  Beberapa di antaranya adalah Kopi Kenangan Mantan, Kopi Kenangan Masa Lalu, Kopi Mantan Menikah, Kopi Lupakan Dia, Kopi Teh AnDi Lau (Antara Dilema dan Galau), Teh Susu Kenangan Terindah, Minuman Selingkuhan, dan lain-lain.

Kopi yang juga mempunyai menu es doger ini mendapatkan pendanaan pertamanya pada tahun 2018 dari Alpha JWC Ventures. Pada tahun 2019 lalu, Kopi Kenangan sempat viral di media sosial karena mendapatkan pendanaan Seri A dari penyanyi rap dunia Jay-Z dan pebasket NBA Caris Levert. Modal ventura yang didapat sama kedai kopi milik Edward Tirtanata ini tambah bikin Kopi Kenangan siap buat mengepakkan sayap bisnisnya ke tingkat internasional.

Yummy Corp

Startup Bidang Kuliner di Indonesia - Yummy Corp

Yummy Corp didirikan pada tahun 2017 dengan dua layanan utama, katering dan cloud kitchen. Kemudian pada Mei 2019, Yummy Corp mengakuisisi Berrykitchen yang merupakan pelopor layanan katering di Indonesia. Hingga kini Yummy Corp telah mempunyai lebih dari 50 mitra perusahaan dengan berbagai kebutuhan seperti katering untuk event, karyawan, dan konsumen. Perusahaan ini mendapatkan rata-rata pesanan harian mencapai 4.000 – 5.000 porsi.

Saat ini Yummy Corp memiliki empat lini bisnis usaha, yaitu Food Service Management untuk mengelola makanan karyawan secara keseluruhan setiap harinya. Ada pula White Label Outlets untuk layanan outlet atau kafe yang dapat disesuaikan dengan brand perusahaan masing-masing. Salah satu bisnis utama mereka adalah Yammybox yang merupakan katering makanan siap santap. Yummy Kitchen juga mempunyai layanan yang membangun brand sendiri dan kerjasama dengan brand lain makanan siap saji dengan pemesanan online.

Kulina

Startup Bidang Kuliner di Indonesia - Kulina

Kulina merupakan salah satu startup yang menawarkan banyak layanan katering, mulai dari perusahaan, acara, maupun rumah. Bahkan sejak pandemi Covid-19, Kulina juga menyediakan frozen food yang siap antar ke rumah pelanggannya. CEO sekaligus Founder Kulina, Andy Fajar Handika membuat Kulina untuk menggandeng chef rumahan dan street culinary artist. Dia ingin mereka tidak perlu ribet dengan modal besar dan hanya fokus membuat masakan. Lalu proses manajemen, pembayaran, hingga pengantaran akan diakomodasi oleh Kulina.

Kulina mempunyai lebih dari 1.000 menu dengan harga yang terjangkau hingga harga yang mewah. Dengan sistem pre-order, maka kamu perlu memesan makanan sehari sebelumnya. Kemudian kamu juga bisa memilih waktu pengantaran apakah pagi, siang, atau malam. Namun saat ini Kulina hanya tersedia untuk daerah Jabodetabek saja.

Soku

Soku merupakan marketplace makanan atau food commerce yang berasal dari Kota Solo dengan tujuan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga untuk berjualan masakan khas rumahan. Layanan Soku ditujukan untuk memberdayakan komunitas maupun individu dengan keahlian memasak di Surakarta melalui pemanfaatan teknologi berbasis internet dan aplikasi. Para individu yang memiliki keahlian memasak dan bermitra dengan SOKU disebut sebagai produsen.

Pada aplikasi food commerce ini, produsen dapat bergabung tanpa memiliki restoran atau rumah makan. Hal ini memungkinkan produsen dengan kemampuan memasak, seperti ibu rumah tangga atau anak muda untuk memasarkan makanan karya mereka dalam kategori Home Kitchen. Soku menawarkan penghasilan tambahan tanpa harus membuka warung maupun restoran yang membutuhkan modal besar, baik modal tempat dan perlengkapan masak khusus.

Dapurgo

Startup Bidang Kuliner di Indonesia - Dapurgo

Dapurgo hadir untuk membantu masyarakat memperoleh makanan tanpa perlu repot memasak atau keluar rumah. Dalam situs resminya, Dapurgo telah melayani lebih dari 500 mahasiswa, 100 ASN/TNI/Polri, 80 karyawan swasta, dan 200 rumah tangga. Startup garapan Pirli Wahyu dan Eka Setyawati ini memiliki tiga layanan yaitu Langganan, Ready to Eat, dan Jajan.

Menu yang tersedia juga beragam, mulai dari masakan nusantara, Asia, hingga Eropa. Menariknya lagi, Dapurgo melakukan pengantaran sendiri. Jadi mereka bisa memastikan bahwa makanan diantar tepat waktu dan kualitasnya terjaga. Namun Dapurgo hanya tersedia di sekitar wilayah Yogyakarta saja.

Categories: Bisnis, Jelajah

Tags:, , ,

Post Your Thoughts

Related Posts
Soku : Startup Food Commerce Solo

Soku : Startup Food Commerce Solo

Sektor kuliner yang dipadukan dengan teknologi seolah menjadi ide yang menarik sebagai bisnis digitalpreneur. Salah satu startup yang…

Beberapa Istilah Dalam Dunia Startup

Beberapa Istilah Dalam Dunia Startup

Istilah startup mungkin sudah tidak asing lagi di beberapa kalangan masyarakat terutama kalangan milenial. Startup…

Ini 5 Profesi Yang Paling Dicari Oleh Startup!

Ini 5 Profesi Yang Paling Dicari Oleh Startup!

Startup atau perusahaan rintisan di Indonesia terus mengalami perkembangan terutama untuk startup di bidang teknologi.…

Close

Whatsapp Chat

Would you like to see our space before joining? Come and visit our coworking space. Please fill out the form and our manager will get back asap.