Review Film : Fatherhood (2021)

Review Film : Fatherhood (2021)

Film dengan judul Fatherhood sudah dirilis perdana sejak tanggal 18 Juli 2021 di Netflix yang terinspirasi dari kisah nyata. Film ini merupakan film yang bernuansa drama komedi. Fatherhood disutradarai oleh Paul Weitz dan naskahnya diketik oleh Weitz dan Dana Stevens. Film ini dibintangi oleh Kevin Hart, Alfre Woodard, Frankie R. Faison, Lil Rel Howery, DeWanda Wise, Anthony Carrigan, Melody Hurd, dan Paul Reiser. Cerita pada film ini diadaptasi dari memoar 2011 yang berjudul Two Kisses for Maddy: A Memoir of Loss and Love yang ditulis oleh Matthew Logelin. Pada film tersebut, mengisahkan Matthew Logelin yang diperankan oleh Kevin hart sebagai seorang ayah tunggal.

We don’t have any control, you just have to accept that fact.” – Matthew Logelin

Awal sebelum menjadi ayah tunggal  diceritakan Matthew Logellin (Kevin Hart) dan keluarga besar sangat bahagia menyambut kelahiran anak perempuan. Namun, kebahagiaan tersebut hanya sebentar karena istri matthew meninggal dunia sehari setelah melahirkan. Sejak saat itu, Matt merasa sangat sedih dengan kepergian istri yang sangat dicintainya. Di sisi lain, Matt terpaksa merawat putrinya Maddy Logelin (Melody Hurd) sendirian. Dia tak ingin orang tuanya yang mengurus Maddy. Maka, Matthew harus memulai hari-hari menjadi ayah tunggal untuk anak perempuannya. Padahal ia tidak begitu paham bagaimana mengurus anak bayi.

I can’t do it but you know what? I’m going to do it.” – Matthew Logelin

Memang Matt tidak paham bagaiamana mengurus anak bayi dengan baik. Namun, lambat laun, ia mulai paham tentang bagaimana menjadi seorang ayah tunggal. Mulai dari mengajari anak pada hal terkecil sampai mengurus rumah tangga. Selama menjalani kehidupan sebagai ayah tunggal, banyak dari lingkungan keluarga Matthew yang mendukung. Namun, beberapa diantaranya juga menyarankan Matthew untuk menikah lagi. Agar, Maddy dapat merasakan sosok seorang ibu. Matthew tak berkecil hati, ia  tetap yakin bahwa dirinya seorang diri mampu menjalani peran orangtua yang utuh bagi Maddy. Kisah cinta dan benci pun terjalin antar keduanya.

Berdasarkan kisah yang disuguhkan pada film tersebut, secara keseluruhan sangat apik. Film yang berdurasi 110 menit tersebut menggambarkan bahwa tak hanya seorang perempuan yang mampu membesarkan anak dengan baik. Dalam hal membesarkan anak, biasanya laki-laki bergantung pada perempuan, namun tidak bagi seorang Matthew Logellin. Selain itu, alur ceritanya cukup ringan. Banyak sekali pesan moral yang sehingga penoton terbawa suasana dengan perjuangan Matt. Alhasil, penonton akan menitikkan air mata, namun juga dapat tertawa saat pemain menampilkan beberapa humor ringan.

Categories: Hiburan

Tags:

Post Your Thoughts

Related Posts
Evolusi Teknologi Komputer

Evolusi Teknologi Komputer

Teknologi komputer telah mengalami perkembangan yang luar biasa sejak pertama kali diciptakan. Dari mesin hitung…

Cara Move On Versi Film “Happy Old Year”

Cara Move On Versi Film “Happy Old Year”

Minimalisme dalam arsitektur bukanlah sebuah konsep baru, tetapi konsep ini semakin digemari untuk memaksimalkan penggunaan…

Makanan Khas Kota Solo wajib di coba saat bulan Puasa

Makanan Khas Kota Solo wajib di coba saat bulan Puasa

"Makanan Khas Kota Solo Wajib Dicoba Saat Bulan Puasa" Selama bulan puasa, Kota Solo menawarkan…

Close

Whatsapp Chat

Would you like to see our space before joining? Come and visit our coworking space. Please fill out the form and our manager will get back asap.