Digital Marketing Dalam Strategi Komunikasi Pemasaran

Digital Marketing Dalam Strategi Komunikasi Pemasaran

Dalam berbisnis membutuhkan suatu strategi komunikasi pemasaran yang tepat agar bisnis dapat berjalan lancar dan berkembang. Komunikasi dalam pemasaran berarti memberikan informasi secara meluas kepada konsumen yang akan menjadi target market. Kegiatan ini juga menjadi usaha perusahaan dalam menjalin hubungan dengan calon konsumen maupun konsumen tetap. Dalam komunikasi pemasaran terkandung branding dari produk sekaligus citra perusahaan sehingga harus menggunakan cara yang tepat agar target market dapat menjadi konsumen yang loyal. Dengan begitu, bisnis dapat dikenal masyarakat sehingga nantinya dapat meningkatkan omzet penjualan produk. Salah satu strategi komunikasi pemasaran yang cukup gencar dilakukan di dunia bisnis dalam satu dekade terakhir adalah digital marketing.

Digital marketing atau pemasaran digital merupakan kegiatan pemasaran sebuah produk yang menggunakan media digital atau internet dimana Anda dapat berkomunikasi kepada calon konsumen secara online. Tujuannya adalah untuk menarik konsumen dan calon konsumen secara cepat. Dengan digital marketing pelaku usaha tidak lagi menjual produk atau jasa dengan hanya menunggu kedatangan konsumen. Akan tetapi, pelaku usaha bisa menghubungi dan menanyakan secara langsung produk atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen satu per satu.

Jenis Digital Marketing

Ada beragam media untuk para calon konsumen berkomunikasi dan melihat penawaran Anda, diantaranya:

1. Website

Website sangat berperan dalam menunjukkan profesionalisme perusahaan, membantu konsumen mengetahui bisnis Anda, promosi yang hemat dan media bisnis yang mudah.

2. Search Engine Marketing

Upaya untuk meningkatkan visibilitas website perusahaan sehingga mudah ditemukan dalam sistem mesin pencari. Selain mengoptimalkan untuk mesin pencari, Search Engine Marketing (SEM) juga menyertakan penggunaan penelusuran berbayar sebagai komponen utamanya.

3. Social Media Marketing

Mengedarkan platform di media sosial seperti Facebook dan Twitter karena dapat dilakukan dengan biaya yang minim bahkan gratis. Dengan hal ini tentu saja dapat meningkatkan brand perusahaan.

4. Online Advertising

Media promosi melalui internet dengan berbayar. Ini digunakan untuk mendapatkan konsumen dengan lebih cepat dan memuaskan namun terbilang lebih mahal dibandingkan jenis yang sebelumnya.

5. Email Marketing

Anda dapat memberitahu informasi terbaru kepada calon konsumen mengenai promosi yang sedang berlangsung maupun produk atau jasa terbaru. Biaya pemasaran email marketing lebih murah dan dapat langsung menyasar pada target konsumen. Ini berarti pesan yang disampaikan melalui email marketing dapat dipersonalkan.

6. Video Marketing

Melalui cara ini, Anda dapat langsung menjelaskan tentang bisnis Anda, menjelaskan produk dan cara menggunakannya serta menampilkan testimonial pelanggan.

Strategi Digital Marketing

Berikut ini ulasan singkat tentang beberapa strategi digital marketing yang cukup umum dan perlu diketahui oleh pelaku usaha, diantaranya:

1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO adalah upaya untuk mengoptimasi sebuah situs agar mendapatkan peringkat teratas dari hasil pencarian. Media yang dapat digunakan seperti websiteblogs dan indografis.

2.  Content Marketing

Merencanakan, membuat serta membagikan konten mengenai perusahaan untuk menarik pembaca. Dengan begitu pembaca mengetahui bisnis dan memotivasi mereka untuk menjadi pembeli. Konten ini dapat dibuat dalam bentuk unggahan blog, media sosial, artikel, e-book, indografis serta brosur online.

3. Otomatisasi Pemasaran

Teknik otomatisasi tugas-tugas secara berulang seperti alur pekerjaan, susunan unggahan konten serta laporan kampanye. Otomatisasi ini dapat dilakukan di kanal digital seperti email dan media sosial.

4. Pay-Per-Klik (PPC)

Cara ini untuk mengarahkan traffic ke situs Anda dengan bayaran setiap kliknya. Contohnya Google AdWords, Anda bayar lalu mendapatkan slot teratas setiap pencarian di Google dan dikenakan biaya setiap kliknya. Selain itu, ada juga Facebook Ads dan Pesan Sponsor LinkedIn.

5. Native Advertising

Bentuk konten berbayar yang ditampilkan dalam bentuk sama dengan konten media dan area penempatannya. Konten ini terlihat dan berfungsi seperti bagian dari media yang terkait. Contohnya Promoted Post di Instagram dan Facebook.

6. Affiliate Marketing

Anda bermitra dengan layanan atau situs orang lain untuk membuat komisi dengan merujuk pembaca atau pengunjung ke bisnis Anda. Contohnya Hosting video ads dengan Youtube.

7. Sosial Media Marketing

Anda mempromosikan brand dan konten di media sosial seperti Facebook, Whatsapp, Twitter, Facebook Messenger. Media sosial merupakan sarana untuk mempopulerkan brand ke konsumen. Akan tetapi, pada awalnya sebaiknya fokus dahulu pada satu media sosial untuk mempersingkat waktu, biaya, sumber daya manusia dan ilmu. Lalu tentukan kepribadian yang Anda gunakan dalam media sosial, seperti formal atau semi formal.


Post Your Thoughts

Related Posts
PERAN AI DALAM MARKETING

PERAN AI DALAM MARKETING

Bagaimana AI Mempengaruhi Pemasaran? Peran AI dalam marketing memengaruhi setiap industri dan diprediksi akan mendorong…

Bedanya Digital Marketing dan Offline Marketing

Bedanya Digital Marketing dan Offline Marketing

Sekarang ini sudah banyak sekali bermunculan situs-situs e-commerce profesional yang memanjakan masyarakat dalam berbelanja. Namun…

Mengenal Marketing Funnel, Tahapan, dan Manfaatnya

Mengenal Marketing Funnel, Tahapan, dan Manfaatnya

Dunia bisnis adalah tempat di mana berbagai strategi penjualan diterapkan guna mendapat keuntungan yang lebih…

Close

Whatsapp Chat

Would you like to see our space before joining? Come and visit our coworking space. Please fill out the form and our manager will get back asap.