Review Buku : Sepotong Senja Untuk Pacarku

Review Buku : Sepotong Senja Untuk Pacarku

Sepotong Senja Untuk Pacarku merupakan sebuah novel karya penulis Seno Gumira Ajidarma yang di dalamnya memuat cerita tentang senja. Dalam buku, terdiri 13 komposisi cerpen, menjadi pengikat kisah-kisah renungan tentang kehidupan. Kumpulan cerpen ini tampil baru dengan bonus tiga cerpen tambahan yang diambil dari buku Seno Gumira Ajidarma yang lain, Linguae. Seperti biasa penulis menuliskannya dengan gaya yang absurd tapi unik. Tak lupa, ada lembaran ‘surat cinta’ yang bisa langsung dikirim untuk kekasih hati.

Pada intinya kumpulan cerpen ini menceritakan percintaan seorang lelaki yang rindu dengan kekasihnya tetapi sang kekasih terlalu mustahil untuk ditemui. Seperti halnya kata-kata terakhir pada surat Sukab untuk Alina yang disampaikan melalui tukang pos dimana ditulis dengan alamat: Alina Ujung Dunia yang sempat membuat tukang pos kesulitan mencari Alina. Laki-laki tersebut sangat merindukan perempuan yang bernama Alina dan ingin mengirimkan surat kepadanya dengan memberikan sebuah senja. Senja dalam cerita yang dimaksud adalah sesuatu yang indah. Jika seseorang sedang jatuh cinta, dia pasti akan berusaha memberikan hal yang terbaik untuk orang yang disayanginya.

Kata senja, sebenarnya hanyalah perumpamaan saja untuk membuat ceritanya menjadi lebih indah dan menarik untuk dibaca. Hanya saja pengarang mengemas cerita seperti senja dalam kenyataannya. Dalam realita kehidupan, senja tidak bisa dipotong dan dimasukan kedalam saku. Akan tetapi, penulis beranggapan bahwa hal itu masuk akal dalam cerpen ini. Dalam cerpen ini juga penulis tidak mencantumkan nama untuk laki-laki tersebut agar para pembaca bisa masuk ke dalam cerpen tersebut.

Nilai

Pada buku Sepotong Senja Untuk Pacarku terdapat nilai-nilai yang dapat diambil guna membentuk karakter generasi muda yang baik dan berkualitas. Salah satunya adalah kerja keras. Meskipun cerita tersebut subjek aku diceritakan sebagai tokoh yang mengambil objek “Senja”, namun hal tersebut bukan berarti senja yang sesungguhnya. Melainkan sesuatu yang sangat berarti bagi dirinya untuk ia berikan kepada orang yang dikasihi.

Nilai yang dapat kita jadikan dorongan yakni berusaha sekuat mungkin dan memperjuangkan apa yang paling berarti dalam hidup. Tidak perlu peduli rintangan apa yang kita hadapi di depan. Berjuang dan memegang teguh pendirian yang kita percayai, akan menjadi modal keberhasilan di masa depan, namun tentu dengan cara yang baik pula.

Post Your Thoughts

Related Posts
Review Buku : Rindu

Review Buku : Rindu

Rindu merupakan sebuah novel karya Tere Liye yang diterbitkan pada tahun 2014. Rindu menceritakan kisah…

Close

Whatsapp Chat

Would you like to see our space before joining? Come and visit our coworking space. Please fill out the form and our manager will get back asap.